https://taliabu.times.co.id/
Berita

Dampak Kerusuhan di Kompleks Pemkab Kediri, Mulai Aset Sampai Arsip Hilang di 18 OPD

Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:42
Dampak Kerusuhan di Kompleks Pemkab Kediri, Mulai Aset Sampai Arsip Hilang di 18 OPD Salah satu kantor OPD di Pemkab Kediri yang rusak (Foto: Yobby/TIMES Indonesia)

TIMES TALIABU, KEDIRI – Total ada 18 organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri (Pemkab Kediri) terdampak kerusuhan yang terjadi di komplek kantor Pemkab Kediri, Sabtu (30/8/2025). 

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengungkapkan tidak hanya gedung yang terbakar tapi juga aset, data, arsip serta inventaris OPD turut hilang. Baik karena terbakar atau dijarah massa. 

"Sampai saat ini kami masih menginventarisir apa saja yang hilang, terbakar, rusak. Seluruh pihak terkait termasuk OPD yang terdampak masih terus berupaya untuk menginventarisir dan menyelamatkan arsip, data, dan aset Yang bisa diselamatkan," ungkap Mas Dhito, sapaan akrab Bupati, Minggu, (31/08/2025). 

Keterangan tersebut disampaikan Mas Dhito, bersama Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji di halaman kantor Pemkab Kediri. 

Mas Dhito mengungkapkan ke 18 OPD terdampak tersebut, saat ini kondisi ruangannya hancur tidak bersisa. Ruangan OPD yang terdampak antara lain ruangan kantor bupati, ruangan kantor wakil bupati, museum, kesbangpol, inspektorat, BKPSDM atau BKD dan BPKAD.

kantor-OPD-Pemkab-Kediri-2.jpgSalah satu parkir di Pemkab Kediri dengan sejumlah mobil dalam keadaan rusak (Foto:Yobby/TIMES Indonesia)

Lalu, Disnaker, BAPEDA, Prokopim, Tata Pemerintahan, Ruangan Sekda, Bagian Umum, Ruang Kesra, lalu Renkeu atau Rencana Keuangan, Bagian Organisasi, Bagian Pembangunan, Bagian Hukum, Bagian Perekonomian, dan Gedung Dewan.

Adapun data yang hilang termasuk bantuan organisasi masyarakat dan tempat ibadah, data kepegawaian, pemetaan aset pemerintah kabupaten Kediri. Data tersebut hangus terbakar. "Kemungkinan data atau arsip yang hilang ini masih kita terus inventarisir," tambahnya. 

Mas Dhito menegaskan yang hancur akibat kerusuhan dan penjarahan tersebut tidak hanya gedung. Tapi juga kantor dan rumah kedua bagi sebagian pihak di pemerintahan Kabupaten Kediri. 

"Karena kantor kami adalah rumah kedua kami. Dimana setiap kebijakan, setiap keputusan untuk kabupaten ini diambil dan diputuskan. Hari ini mau tidak mau saya harus katakan lumpuh," katanya lagi. 

Dalam kesempatan yang sama, Mas Dhito dan Forkopimda juga turut menyatakan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri. 

"Jika mungkin ada kekhilafan. Ada hal-hal yang kurang berkenan dan berakibat kantor Pemkab terbakar, Gedung dewan lalu Samsat Katang juga hangus," tukasnya. (*)

Pewarta : Yobby Lonard Antama Putra
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Taliabu just now

Welcome to TIMES Taliabu

TIMES Taliabu is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.